"Adalah Gubuk reyot yang beratapkan tujuh lapis langit beralaskan tujuh lapis bumi; Adalah seorang pejalan, perlayan, dan perindu yang pendosa; I am a terrible person filled with bad characteristics; Adalah aku yang tiada, tanpa Aku; Adalah aku yang miskin, tanpa Aku; Adalah pembela Nabi Muhammad saw pecinta beliau saw dan merindukan perjumpaan dengan beliau saw "

Thursday, 16 May 2013

Resahnya Seorang Mahasiswa

Hampir tiga bulan tidak menulis, nyesel sih, tapi bagaimana lagi, menyandang status sebagai mahasiswa dengan kesibukan tugas yang menyita waktu untuk hobiku menulis ini sangat membosankan. Tugas yang memberatkan hati nurani, dan dengan berat hati ku selesaikan dengan prematur. Yah,begitulah.....

Tuesday, 26 March 2013

Bela Ajar Sampai Berarah-darah

Seminggu ini aku bela-Ajar sampai suntuk pusing tenggorokan sakit sampai radang karena jarang minum air. usah

Friday, 15 March 2013

Satu Hari Menjelang 21 Tahun

Aku keluar dari diriku, didapati sampah yang menggunung serta bau busuk menyayat hidung. Aku berenang dalam lautan sampah tanpa sadar ternyata itu adalah suatu kehinaan yang berada di persimpangan jalan beberapa tahun silam terlalui dengan melanggar rambu-rambu lalu lintasnya. Aku bingung dengan diriku yang hampir 21 tahun aku meninggalkan Tuhanku, selama ini juga kerinduan tersamarkan dengan dalih kesibukan yang menyedot daya dan energi berhari-hari hilang dengan tingkat efisiensi yang rendah.


Kotak pandora telah terbentuk pada diri ini, aku takut bila kotak itu Tuhanku yang membukanya. Aku takut bila nanti dicap oeh Tuhanku sebagai pembuat rusak kesucian. Kelelahan dan kebingunanku yang mengelihkan air mata yang seolah-olah turun dari tempat terbentuknya tetapi kenyataan dibalik air mata itu tidak dipahami dengan jelas dengan pesan moral yang dibawanya.

Aku berjalan dengan ketakutan ditengah malam tanpa cahaya. Aku terampas oleh perampok yang bernama diriku. Perampok itu adalah penjahat yang paling kejam yang pernah aku temui. Dia tidak merampok harta benda yang aku miliki tetapi merampik jati diri yang aku miliki, merampok identititas aku yang ternyata juga menggantikan identitasnya dengan kehinaan dan sampah yang dibungkus dalam kotak pandora.

Dua puluh satu tahun merasakan udara di sudut tempat dari sebagian kecil ciptaan-Nya yang bernama bumi, aku kehiangan identitas bersamaan dengan aku meninggalkan teman sejatiku yang terdiam di atas meja belajarku. Dia kubiarkan usang dan berdebu di atas meja belajar yang saat ini mulai aku tinggalkan juga. Hampir saja aku mengeluarkan luluh air mata namun aku tahan untuk jangan keluar karena aku tidak mau terlihat cengeng ketika aku menulis. Teman sejati itu begitu pintar menasehatiku, dengan pesan-pesan dari Tuhan dia menasehatiku dengan lembut. Namun terkadang dia juga mengingatkanku dengan suara yang lantang akan siksa-sikasa yang dijelaskan kepadaku bila aku terus menimbun gunungan sampah yang terbungkus dalam kotak pandora. Dan aku baru sadar teman sejatiku itu adalah satu-satunya teman yang mengantarkan aku menuju Tuhanku.

Au juga terlupakan dengan malaikat kecilku yang bernama ibu. Beliau telah mendidik mengenalkan pertama kai kepada Tuhanku Mengajarkanku membaca huruf demi huruf dengan sabar namun juga khawatir dengan kenakalanku tidak bisa membaca yang kusebut sebagai teman sejatiku tadi. Begitu egoisnya diriku seakan dapat bertahan dalam kehidupan ini sendiri, sombong dan angkuhnya merampas kerendahan hati yang menjadi karakteristik dari aku.

Aku juga hampir lupa dengan pangeran bernama bapak. beliau dulu pernah cerita bahwa yang dengan sabar memandikanku yang nakal ini. Mengendongku dikala ibu sakit, mengajakku jalan-jalan keliling desa dengan sepeda ontelnya. Beliau juga menenangkanku ketika diriku dan kakak kedua berkelahi sampai hampir tiga bulan aku tidak bisa menapakkan kaki dibumi, ngesot.

Akan tetapi, aku tidak ingin terus tenggelam dalam kekosongan jati diri. Aku mendambakan identitasku yang sebenarnya. Aku merindukan mu,ibu, bapak, teman sejatiku( al quran). Aku merindukan Tuhanku.

Wednesday, 13 February 2013

[My] umbel di Tumblr

Yeeh, ini ubel kentalku di Tumblr, 
disini http://agungprastowo.tumblr.com/
kedua blogku semoga menjadi pengiring perjalanan hidup :D

Tuesday, 11 December 2012

2 Hari dipenghujung Tahun 1433 H

Assalamau`alaikum …. akumaucerita tentang Hikmah. Hikmah dipenghujung tahun 1433H ini. Pertama, malam hari terakhir tahun 1433H aku berkumpul di Markas Ar-Raudhah Solo Jl.Dewutan no112 Semanggi Pasar Kliwon, bersama temen-temen relawan Ar-Raudhah lainnya dibawah asuhan daripada guru mulia Habib Novel bin Muhammad Alaydrus pada acara syukuran atau lebih tepatnya pemantapan ‘hati’ atas terselenggaranya agenda rutinan yaitu ramah tamah, tablik akbar, dan peluncuran buku karya ‘Tuan Guru’ a.k.a Habib Novel bin Muhammad Alaydrus pada hari Minggu 11 November 2012 yang lalu dapat dikategorikan sukses.
Kalau berbicara hikmah… yang pasti buanyak buangettt yang mengucur deras pada jiwa ini, sampai otak pun gak sanggup merangkum menyimpan dalam memori. Aku mencoba menguraikannya tentang itu sebatas apa yang aku ingat, karena kalau tahu pikiran itu terbatas sedangkan jiwa tanpa batas. Pertama-tama malam itu Habib (read:tuan guru) sedang mengevaluasi satu per satu kegiatan itu secara general kemudian memberi wejangan-wejangan menyejukkan hati yang sedang gersang. Yang aku ingat Wejangan pertama yaitu tentang Memuliakan Tamu, siapapun tamu kita darimana pun berasal tamukita kewajiban kita adalah menyambut dengan penuh senyum ketulusan dan memuliakannya.
to be continued

Saturday, 1 December 2012

Saat Jamaah Khusuk Menerima Ilmu: aku Tertidur

Entah mengapa....? begitu memasuki sebuah Majelis Ilmu tiba-tiba piliranku masuk pada gelombang alpha, bahakan samapai gelombang tetha...

Thursday, 29 November 2012

Sebuah Wejangan Sufi: 'Jangan Kakean Mikir Ananging Yakinlah Maka...!'

Adalah sebuah secuil rahasia daripada amalan para Sufi dalam beribadah kepada Allah dengan yakin. Hanya Yakin, yakin, dan yakin dengan apa yang dilakukan demi ridha Allah ta`ala menghasilkan apa yang diminta dalam bentuk do`a dan amalan para Sufi yang sebenarnya dirahasiakan. Akan tetapi, kini secuil rahasia itu dibeberkan oleh guru saya, Habib Novel bin Muhammad Alaydrus untuk menggapai keberkahan rizki dalam kajian ruang dan waktu.
Adapun untuk ‘membuktikan’ mengamalkan daripada Ilmu tersebut, saya memiliki beberapa hajat dalam beberapa dekade kedepan. Berikut ini adalah list serta langkah-langkah ‘strategis’ dalam mewujudkannya dengan keyakinan yang begitu besar akan keridhoan dari Allah `aza wa jalla :
  • Saya sangat ingin melanjutkan study pascasarjana saya di Australia, dengan jurusan medicine physical nuclear atau apalah nanti, ini harapan terbesar saya di akhir penghujung tahun 2013. 
  • Diawal tahun 2013 saya dan teman-teman di Ar-Raudhah Kampus ingin membuat sensasional agenda UNS Bersholawat yang akan dihadiri oleh ribuan jamaah memadati rektorat dan sekitarnya.
  • Bertepatan dengan itu juga saya selalu terbayang dalam benak saya akan kehadiran mobil Toyota Yaris 3-Door L seharga $14,37 atau paling tidak Rp 150 juta.
  • Segera memiliki calon pendamping yang sering disebut bidadari hidup dan kalau cocok lahir batin segera melamarnya meminta kepada keluaranya biar putri tercintanya jadi istri saya.
  • Dipertengahan tahun 2013 atau di liburan semester 6, dapat melanjutkan magang di PT.Aneka Tambang, Pertamina, atau LIPI. 
Adapun langakah strategis untuk mewujudkan impian-impian saya tersebut, yaitu:
  • Mengingat atas apa yang saya impikan itu semata-mata untuk mencari dan mendapatkan Ridho dari Allah ta`ala, maka yang pertama yang harus saya lakukan adalah meminta Ikhlasnya dari orang tua, khususnya Ibunda tercinta, karena keridhoan Allah ta`ala itu ada pada keridhoan Ibu bapak.
  • Selalu Berdoa kepada Allah `aza wa jalla untuk mengabulkan semua hajat-hajat saya tersebut. Dengan bertawasul kepada Baginda Nabi Muhammad saw, melalui guru-guru saya, mulai dari Gus Iqbal (Muhammad Iqbal Ghazali al-Munawar al-habsyi), serta guru saya yang mengijazahkan amalan ini al-Habib Novel bin Muhammad al-`aydrus serta guru daripada guru beliau Habib Anis bin Alwi bin Ali al-Habsy samapai kepada datuknya Baginda Rasulullah Muhammad saw.
  • Dan Ihtiarnya adalah belajar dengan sungguh-sungguh semua mata kuliah yang diambil dalam perkuliahan, mengerjakan project dengan maksimal.Serta yang tidak kalah pentingnya adalah bersedekah.
  • Selanjutnya yaitu Yakin. dengan janji Allah `aza wa Jalla. Yakin, memasrahkan semuanya atas kehendak Allah ta`ala
Demikian wejangan dari guru saya : ‘Ojo kakean mikir, nanging lakonono’, yang kemudian saya intepretasikan dalam impian saya.
Jogja, 28 Oktober 2012
follow me @agungdAb

Pergi: Tertelan Kesibukan Kuliah

Uwidih, lihat kalender ternyata hampir 5 bulan aku meninggalkan gubuk reotku yang semakin lama semakin rapuh tertempa angin dan kilat menyambar.
Akan tetepi, puji syukur Alhamdulillah... gubuk ini masih tetep berdiri mengayomi menentramken hati yang gundah guana karena CINTA...

Saturday, 28 July 2012

‘hasan’ dan ‘husen’ ada di keluaraga ini


Kalau teringat hasan dan husen pasti langsung tertuju pada dua cucu mulia nabi suci Muhammad saw, sayyidina Hasan dan sayyidina Husen yang rindu dan kecintaanku padanya semoga senantiasa mengalir dan bertambah dan terus bertamnah terlebih kepada datuknya. Beliau adalah dua cucu yang terpaut usianya dua tahun, persis sebagaimana kakakku dan aku yang terpaut dua tahun. Aku merasa kami berdua itu seperti hasan dan husen. Kakakku sebagai hasan dan aku husennya. Aku merasa apa yang kakakku suka pasti aku suka. Bahkan ketika kami masih kanak-kanak dulu, kami  ngaji bareng di TPA. Sampai main segalamacamnya. Aku cinta padanya dan mungkin dia juga demikian. Aku merindukan juga akhlak dari dua cucu suci baginda nabi saw ini. Akhlak sayyidina Hasan dan Sayyidina Husen yang begitu mulia, ingin sekali tumbuh pada dirikami kecintaan itu dan bersemayam di sanubari kami.

Berubah 180 Derajat

Tepat dua tahun yang lalu hari ini sabtu 7 juli 2012 adalah pegumuman snmptn. Yah..., zona memori pada otakku memutar kembali kejadian apa yang terjadi pada hari itu. Adalah sesuatu yang sangat menguras hati dan pikiran dimana keadaaan lapang menjadi sempit, kebahagiaan menjadi kekecewaan, sehat menjadi sakit, gundah, galau, dan kesemrawutan hati tercampur menjadi satu teraduk oleh keadaan. Itu adalah sebuah kerahasiaan dimana aku waktu itu belum paham akan apa makna dari semua kejadiaan ini. Namun sekarang sabtu tujuh juli duaribu duabelas aku bersyukur alhamdulillah atas kejadian waktu itu, sekarang yang kurasakan adalah kesebalikan dengan apa yang aku alami dua tahun yang lalu. Puji syukur kepada Allah Rabb Semesta Alam yang memiliki kerahasiaan yang begitu sempurna dan indah. Begitu banyak hikmah yang tersingkapkan seiring perjalanan ruang dan waktu yang akan menjelaskan semuanya dengan sederhana apa adanya dan lembut. Apa yang terjadi tidak usah aku ceritakan semuanya, cukup garis besarnya saja yang menjadi benang merah.