Friday, 15 March 2013
Satu Hari Menjelang 21 Tahun
Tuesday, 12 June 2012
Antara Mimpi dan Doa Seorang Ibu
[Preman]:Agung Prsatowo
Sunday, 26 February 2012
(Poem) Ya Nabi (SAW) Jangan Tinggalkan kami
Air mata itu meleleh berlahan ketika kami bermujahadah kepada Rabb sekalian alam,
Ketika 'asrokolan' berdiri menyambut kedatanganmu ya Nabi, hati kami bergetar,
Kami tahu engkau menghadiri kami,
Ahlan wa sahlan bi Nabiy, ahlan wa sahlan ya rasulullah,
ehh...ehhh...ehhh...,
kami rindu kepada mu ya Rasulullah, kami rindu....
Peluklah kami dengan naungan Cinta kasihmu,
kelembutan, kasihsayang, dan kerinduanmu kepada kami,
menggetarkan jiwa kami, sebagai tanda lelehan air mata mengucur deras dari mata kami,
Ingin rasanya memelukmu Ya Nabi ,mencium kakimu, mengecup tanganmu,
ehh...ehh...ehh...,
Assalamu alaeka ya sayyidl mursalin.
Assalamu alaeka ya khotaman mabiyyin
Assalamu alaeka ya man arsalahu rohmatan lil alamin.
Ya Nabi(SAW) jangan tinggalkan kami....
Saturday, 22 October 2011
baca dengan nurani!
Thursday, 6 October 2011
Replika Hidup dan Kehidupan
Oktober di hari yang kelima,
menjalani dan menikmati perjalanannya sang waktu yang menyeret kita pada hari
tanpa suara. Ketika malam tanpa cahaya dan siang gelap gulita hadir dalam
kehidupan kita. Hidup berbeda rasa berbeda cara, memandang langit, menengadah
dalam hidup yang selalu berputar adalah hukum alam yang menjadi pengadil atas
kehendak Sang Maha Pengadil, dimana keadilan diatas keadilan adalah sebuah
rahasia. Aku berbicara tentang kita, hidup dan segalanya. Tentang bagaimana
cara berhidup dan menghidupi segalanya yang hidup. Baik yang hidup dalam mati,
maupun yang mati daam hidup adalah sebuah hakekak untuk memahami itu semua,
bukan hanya sekedar syareat dan tarekat, namum lebih tinggi lagi, sedang
syareat dan tarekat adalah bekalnya berhakekat.
Adapun makrifat adalah tingkatan diatas tingkatan, sebuah pengetahuan
diatas segala pengetahuan, inti dari segala inti hidup. Replika hidup telah
terukir indah tercatat dalam kalam suci, terbukukan menawan tiada tandingan
tercatat dalam sejarah alam semesta maupun alam manusia. Seorang manusia
pilihan langsung oleh Tuhan, Muhammad, kesejahteraan serta kedamaian, sholawat
serta salam selalu mengalir mengucur deras melebihi derasnya hujan, berjalan
melebihi kecepatan cahaya bulan, dan keindahannya melebihi keindahan di langit
dan di bumi. Adalah dia manusia yang membawa lentera hati, pelita jiwa yang
mengukir indah replika, yang melukis indah jalan para pejalan menuju Tuhan,
yang menuntun semua ciptaaan, yang menari dengan tarian surga, yang berseni
bernilai etika dan estetika yang sempurna, yang berbudi dan berakhlak mulia,
yang bejiwa suci dan luas jankauannya, yang memberi dengan cinta, yang cintanya
tak kan penah terbalaskan oleh umatnya, masih banyak yang-yang –yang lainya
yang tak terjangkau oleh alam pikiranku.Agung Prastowo
Monday, 19 September 2011
Kehausan Seorang Pejalan (Poem)
kedatangan beliau membawa Cinta melebur membuka tujuh kendali jiwa
membuka kesadarannya, yang penuh rahasia
rahasia diatas rahasia
tersinggah nur suci, Muhammad rasulullah saw
kekasihnya kekasih
seluruh alam semesta
rindu itu Cinta suci yang hakiki
bersama Cinta-Nya Allah yang Maha Suci
dan tak jarang sebagian dari kami `mabuk cinta`
berputar dan berputar berirama
seindah tarian Whirling Dervishes
Datanglah, datanglah, datanglah Cinta
ketuk pintu hati kami
dan kendalikan tujuh kendali jiwa
hantarkan kami dalam naungan Cinta Kasih-Nya
payung rahmad dan keberkahan nur suci asal semesta
manusia agung manusia idaman, kekasih kami kekasih semua ciptaan
Rasulullah Muhammad saw
sholawat serta salam kerinduan kami haturkan
Sunday, 28 August 2011
Lembah Impian dan Bukit Harapan
(Poem) Malam Takbiran
Saturday, 5 March 2011
I love "Babaaak"....!!!

Ayah, seorang lelaki yang menawan, dalam hidupku.
Teringat waktu silam, ketika saat bersamamu. Waktu yang indah, bersama ayah, kelembutan dan kasih sayangnya masih terasa hingga kini, hingga sang waktu bawa ayah kembali, dan takkan terhilang bersama hembusan angin hidup. Masih ku ingat waktu itu, dengan selendang “jarek”(bahasa jawa) batik yang digunakan untuk mengendong aku, ketika kami jalan-jalan. Bersepada “ontel” kesayangan beliau, keliling desa, aku duduk dibelakan, selendang itu digunakan untuk mengikat kakiku pada tuas sepeda Ontel-nya, supaya kakiku tidak terjerat jari-jari ban. Kupeluk earat pinggang ayah, kurasakan kelembutan dan kasih sayang beliau yang begitu mendalam menusuk urat nadi ku.
Begitu indah pada masa tu, seraya ingin mengulangi dan menghadirken lagi. Kali ini aku ingin "memboncengkan" beliau dengan kasih sayang dan kelembutan yang pernah beliau berikan kepadaku, meski kadarnya tak sepadan dengan yang beliau beriken pada ku waktu itu.
Kenangan waktu itu, membekas di zona memory yang sewaktu-waktu dapat dihadirken kembali. Semoga kasih sayang beliau yang dicurahken kepada anak-anaknya di balas dengan kasih sayang Allah SWT dan mendapatken keridhoan dari Allah SWT, dan semoga keberkahan senantiasa menaunginya. Amin
untuk ayah tercinta
-anakmu-
1km-pinggirKali*Krasak, 5 Maret 2011
Saturday, 26 February 2011
Hanya Do`a, Mungkin Nyata...!
Gairah ku untuk menulis kata-kata kini kembali bersama iringan lagu DJ yang menawan.
Asyik habis dari pembukaan pameran Jogja Art Fair #2/2009 di Taman Budaya. Uwih…acaranya seru banget karya-karya seninya sangat menawan serta menakjubkan. Mungkin inilah salah satu makna betapa indahnya suatu karya seni. Sampai aku bisa menulis yang akan kulanjutkan dengan sebuah puisi untuk penghibur hati, luapan perasaan yang bersemayam di hati ku.
Malam ini malam ku
Lihat seni lihat dirimu
Dalam hatiku dalam anganku
Ingin jumpa ingin bertemu
Kepada hati kepada kamu
Nantikan aku nantikan kita bertemu
Malam ini malam ku
I love you I miss you
Untuk mu untuk kekasihku
tapi aku tak tahu
siapa wanita yang kurindu
hanya bisa menunggu
bisikan hati pada dirimu
getaran jiwa pertanda tentang kamu
masih menunggu dan menunggu
sampai kamu datang padaku.
atap genting, jogja@2009
Monday, 5 July 2010
Malam ini kembali ku tuliskan kisah2 klasik yg menewan

Malam ini kembali ku tuliskan kisah2 klasik yg menewan
Sekolah taman ilmu yg mengagumkan
Banyak pelajaran yg dapat diambil hikmah dari kejadian setiap episode kehidupan
Disini ku temukan cinta
Ku bahagia karenanya
Hanya satu yang ku minta
Bukan harta bukan tahta
Hanya cinta
Just cinta darinya
Yang membuat ku terluka
Semoga terkenang selamanya
