baca dengan nurani!
jiwa pernah mati.
berhari-hari tak kunjung sembuh,
tapaki hidup, tak berarti
gapai pintu kehidupan, tanpa kunci
jiwa pernah mati.
berhari-hari tak kunjung sembuh,
kini, hidup kembali
memberi makna tanpa arti
dari hati nurani
mati suri
membawa jiwa lari
jiwa pernah mati.
berhari-hari tak kunjung sembuh,
ingkar
menipu diri
”mungkin semua kan berakhir syurga ?”
bual itu tanpa mimpi
tak kan terjadi
tanpa kunci,
warisan tak ternilai,
sempat bersemi,
dalam lubuk hati,
namun kini,
telah lenyap dan tak kan kembali
karena akhlak yang ngeri.
jiwa pernah mati.
berhari-hari tak kunjung sembuh,
kini sekarat
tak sempat
taubat
tak berdaya
usaha, dan energi pun nisbi
ih...sungguh ngeri
Lorong Bawah Langit, 30 Ramadhan 1429H